Bisnis Manis Odong-odong




Berbisnis itu tidaklah sulit. Membuka bisnis itu mudah, namun yang sulit adalah mempertahankannya. Kadang ada orang yang merasa kesulitan untuk mengawali berbisnis. Salah satunya adalah dengan mencari bisnis yang cocok dengan kemampuan masing-masing dan juga perhitungan peruntungan dari bisnis itu sendiri. Nah, berikut ini ada sebuah kisah mengenai bisnis yang bisa menjadi inspirasi bagi Anda yang sedang mencari peluang bisnis.

Bisnis mainan anak-anak

Kalau membaca dari judul di atas, seperti nya terkesan lucu. Judul odong-odong memiliki makna peyorasi dalam pandangan stereotip masyarakat. Padahal bagi yang tau, bisnis yang satu ini merupakan salah satu peluang bisnis yang sangat bagus. Odong-odong merupakan sebuah alat atau mesin yang bisa dipergunakan untuk mencari uang. Cukup dengan pencet tombol On saja, maka sepanjang odong-odong itu berjalan, mengalirlah pendapatan Anda.

Salah satu pertimbangan memilih bisnis adalah bagaimana tingkat kesulitan dari operasionalnya. Coba Anda perhatikan, bisnis kuliner misalnya, itu sangat kompleks dan tidak mudah untuk menjalankannya. Anda harus bisa membagi waktu Anda untuk mempersiapkan bahan baku dengan belanja ke pasar, kemudian memasak, memasarkan, sampai dengan mencuci bagian yang kotor. Hal itu dipertimbangkan dengan margin pendapatan yang bisa Anda raih. Jangan sampai usaha yang kita lakukan tidak sebanding dengan apa yang kita dapatkan.

Kembali kepada topik mengenai odong-odong. Jadi jika dibandingkan dari tingkat kesulitan operasionalnya, usaha odong-odong dapat dibilang lebih mudah. Dengan demikian, Anda pun tidak ribet jika memang ingin menjalankan usaha ini.

 

Analisis Penghasilan Odong-odong




Jika pada ulasan sebelumnya kita membahas mengenai tingkat kesulitan dalam operasionalnya, kini topiknya adalah tentang seberapa besar sih penghasilan yang bisa kita dapat dari odong-odong? Nah, berikut ini ada perhitungan sederhana mengenai penghasilan odong-odong:

Berikut ini merupakan contoh perhitungan odong-odong kereta motor, sebagiamana yang ada di gambar pada artikel ini:

Prediksi perhitungan:

  1. Rata-rata ritasi per putaran jika diasumsikan adalah selama 15 menit, maka dalam 1 jam, supir odong-odong motor dapat melakukan perputaran sebanyak 4 kali.
  2. Dalam satu gerbong maksimal dapat mengangkut sampai dengan 20 anak.
  3. Harga sewa odong-odong setiap kali naik adalah Rp3.000,- (harga kekinian di wilayah Jabodetabek)

Dengan variabel-variabel di atas, maka akan diperoleh perhitungan odong-odong sbb:

Jika diasumsikan dalam satu hari supir odong-odong dapat narik sebanyak 10 rit saja dengan perhitungan muatan maksimal, maka perhitungan omzet sederhana adalah sebesar Rp3.000,- x 20 anak x 10 rit = Rp600.000,-

Dalam perhitungan konservatif atau perhitungan minimal, penghasilan Rp200-300rb adalah penghasilan rata-rata minimum yang diterima oleh supir odong-odong (benar-benar lagi apes).

 

Perhitungan dan skema sistem setoran

Dalam banyak pihak sang pemilik atau juragan odong-odong lebih memilih untuk menyewakan odong-odongnya dengan sistem tetap (fixed). Hal ini untuk mengurangi risiko pembohongan oleh sang supir. Jika memang anda ingin menerapkan sistem seperti ini, maka perhitungannya tidak sulit. Rata-rata tarif sewa odong-odong yang dipatok oleh para juragan odong-odong berkisar mulai dari Rp75.000,- sampai dengan Rp150.000,-, hal itu juga tergantung jenis odong-odongnya.

Bagi Anda yang tertarik berbisnis odong-odong? Silakan berkonsultasi dengan kami.

 

 

 

 
Kereta Mini Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *