4 jenis pemahaman investasi yang harus Anda miliki untuk bekal hidup di dunia




Jika kita hidup di dunia maka sudah wajiblah kita memiliki ilmu dunia. Agar tidak tersesat. Tersesat disini maksudnya adalah anda bisa selamat dari kemiskinan dan kebodohan yang bisa mensengsarakan Anda ataupun keluarga Anda. Nah berikut ini merupakan ringkasan dari berbagai sumber mengenai investasi yang wajib Anda pahami jika hidup di dunia. Mari kita simak ulasannya:

  1. Investasi keuangan

Banyak sekali orang yang mengulas mengenai investasi keuangan di luar sana. Termasuk dalam pelajaran di bangku sekolah ataupun kuliah. Kali ini kita hanya membahas sedikit mengenai investasi keuangan. Investasi keuangan itu tidak hanya sebatas nabung saja. Atau banyak orang yang mendengar investasi keuangan itu ada di saham atau forex. Itu juga tidak. Investasi keuangan pada dasarnya adalah bagaimana kita menaruh uang kita di sector keuangan yang uang tersebut dikelola kembali dalam sebuah bisnis yang menghasilkan tingkat pengembalian ataupun bunga  yang lebih tinggi dari pada bunga yang diberikan oleh bank.

Mengenai bunga sendiri Anda harus memahami bahwasanya bagi kepercayaan muslim misalnya, bunga adalah sesuatu yang haram. Oleh sebab itu Anda harus menghindarinya. Lalu bagaimana jika kita ingin mengharapkan pendapatan dari hasil investasi kita apakah hal tersebut adalah haram? Tidak juga. Ada banyak investasi sector keuangan yang halal berdasarkan prinsip bagi hasil syariah.

Bunga disini hanya sebagai patokan tolok ukur untuk perhitungan tingkat pengembalian modal ataupun tingkat inflasi. Tentunya kita berharap nilai uang yang kita taruh tersebut akan menghasilkan nilai yang lebih daripada nilai inflasi itu sendiri atau setidaknya sama dengan nilai inflasi untuk mempertahankan nilai uang itu sendiri. Banyak orang yang tidak sadar, bahwa nilai uang saat ini adalah lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan nilai uang di masa depan. Contohnya jika anda memiliki uang Rp250jt pada akhir tahun 2017 misalnya, itu bisa dapat rumah dengan luas 60m2. Tapi jika satu tahun lagi Anda baru beli rumahnya maka dengan jumlah uang yang sama rumah seluas 60m2 itu sudah tidak seharga Rp250jt lagi. Pastinya nilainya sudah naik. Lantas bagaimana mensiasatinya, salah satunya adalah dengan menaruh di tempat yang menghasilkan setidaknya setimpal dengan nilai inflasi tersebut.

  1. Investasi komoditas

Banyak sekali jenis komoditas. Yang banyak orang tau biasanya sebatas emas saja. Investasi emas. Kali ini kita persempit saja menjadi investasi emas yaa.. jadi orang hanya memahami memegang emas pehiasan untuk investasi. Padahal hal ini kurang pas. Mengapa? Nilai dari emas perhiasan akan jatuh jika ditukar kembali menjadi uang cash. Bahkan kurs beli dari took emas sangat menyakitkan kita..

Investasi emas itu diarahkan pada emas batangan ya guys.. jadi memiliki nilai kurs beli tidak terlalu jatuh jika dibandingkan dengan emas perhiasan. Selain itu emas difungsikan sebagai barang yang terjaga dari inflasi. Paling tidak nilai emas ini mencerminkan nilai inflasi pada saat ini.




Saat ini ada berbagai macam cara orang untuk bisa menabung emas. Salah satunya adalah program menabung emas yang bisa dicicil dalam bentu rupiah recehan. Kalau dulu kita hanya bisa membeli emas sebesar minimal 1 gram, saat ini bahkan bisa membeli emas yang nilainya sampai 0,001 gram. Dengan harga hanya sebesar Rp5.000,-! Coba saja Anda pelajari mengenai tabungan emas pegadaian misalnya, ataupun sekarang ada di ecommerce seperti Bukalapak. Dengan kemajuan teknologi saat ini memudahkan kita untuk bisa berinvestasi dengan hanya melihat handphone saja. Jadi jangan sia-siakan kesempatan ini.

  1. Investasi property

Berbicara mengenai investasi property banyak orang yang mengarah pada trading property. Kalau untuk trading property sebenarnya anda tidak harus membelinya kemudian menunggu dulu sampai harganya melonjak. Tinggal anda cari saja property yang mau di jual kemudian anda jual dengan melebihkan margin disana. Untuk bisa sampai membeli property pastinya melalui proses yang panjang. Investasi jenis ini merupakan investasi kelas berat yang biasanya masuk ke orang-orang dengan rentang usia 40-60 tahun. Bagi orang-orang dengan golongan usia muda, masih sangat sedikit yang bisa mencapai taraf ini.

Maka dari itu pembahasan mengenai investasi property kami taruh pada pembahasan investasi nomor tiga setelah investasi keuangan dan investasi emas tadi. Jika memang anda sudah memiliki tabungan yang banyak dari hasil menabung saham dan emas anda, pada tahap selanjutnya anda bisa menikmati tabungan Anda tersebut dengan menginvestasikannya ke property. Mengingat perkembangan property yang sangat “gila” investasi property sangat menarik. Tidak hanya bagi orang yang paham investasi keuangan, tetapi juga bagi masyarakat umum. Maka dari itu orang berbondong-bondong berinvestasi di property.

  1. Investasi ilmu

Yang terarkhir adalah mengenai investasi ilmu. Sebenarnya investasi ilmu ini dibahas pada pembahasan terakhir bukan berarti nvestasi ilmu adalah sesuatu yang sepele dibandingkan dengan investasi lainnya yang telah dibasah di atas. Justru saking pentingnya investasi ilmu, hal inilah yang menjadi kesimpulan akhir dari beragam jenis investasi di atas. Bagi Anda yang ingin Berjaya hidup di dunia maka harus memegang ilmu dunia. Bagi Anda yang ingin berhasil di akherat maka Anda juga harus memiliki bekal ilmu akherat. Nah, investasi ilmu merupakan segalanya. Jadi sangat penting bagi Anda untuk terus meningkatkan kapasitas diri Anda dari masa ke masa. Apakah hal ini nantinya bisa menjadi nilai tambah diri Anda di mata perusahaan tempat Anda bekerja ataupun menjadi nilai tambah bagi perusahaan Anda jika Anda merupakan seorang pengusaha.

Demikian adalah artikel mengenai 4 jenis investasi yang harus Anda pahami untuk  bekal hidup di dunia ini. Bagi Anda yang ingin berdiskusi atau pun menambahkan lebih sempurna lagi artikel ini, silakan tinggalkan komentar Anda di bawah ini. J

 

 
Kereta Mini Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *